Pemkab Gorontalu Utara Rekrut Sejumlah Honorer Jadi PPPK, Semoga Daerah Lain Segera MENYUSUL!


Sebanyak enam orang pegawai rekrutmen perdana P3K.



Upaya pemerintah dalam membantu mensejahterakan Honorer terus dilakukan, seperti halnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, yang mana baru-baru ini mulai merekrut sejulmah tenaga kerja atau karyawan dengan melewati proses pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). 

kemudian, secara bertahap akan membantu mengurangi jumlah honorer daerah atau pegawai tidak tetap (PTT). 

"Rekrutmennya mulai dilakukan sejak tahun 2019 diawali dari tenaga penyuluh pertanian," terang Bupati Indra Yasin, di Gorontalo, Senin (8/2/2021). 

Hasilnya, sejumlah enam orang penyuluh pertanian telah resmi menjadi tenaga PPPK di daerah tersebut, yang nantinya akn ditempatkan di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan. 

Pemkab, terang bupati, telah mengimplementasikan Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2018 mengenai manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). 

"Kami mengimbau, seluruh tenaga PPPK mampu menunjukkan kinerja yang baik agar perpanjangan kontrak dapat terus dilakukan," jelasnya. 

Ini merupakan Rencana Daud Yordan ketika Pensiun sebagai Petinju.

Sejumlah enam orang pegawai tersebut ialah pioner sebagai peserta rekrutmen perdana PPPK di daerah ini. 


Maka dari itu, terangnya, prestasi dalam bekerja pun harus mampu diwujudkan lewat kinerja yang baik serta dedikasi terbaik juga. 

Disisi lain, Kepala Bidang Kepegawaian Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sapril Ahmad mengungkapkan, panjangnya tahapan seleksi sampai pengangkatan, dikarenakan adanya pandemi Covid-19. 

Demikian juga dengan Peraturan Presiden (Pepres) mengenai gaji dan tunjangan PPPK yang terlambat diterbitkan, termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) terkait hasil rekrutmen yang juga terlambat akibat pandemi ini. 

"Kita baru menerimanya pada akhir tahun 2020," ungkapnya. 

Dan lagi untuk pengurusan nomor induk pegawai (NIP) untuk PPPK, baru mulai berproses di akhir bulan Desember 2020 hingga Januari 2021. 

Menunggu juknis, Perka BKN, termasuk juga juknis pengajuan yang harus melewati proses yang panjang. 

"Hasilnya baru terbit pada Januari 2021," pungkasnya. 

Saat ini enam orang penyuluh pertanian tersebut telah resmi menjadi PPPK yang telah mengantongi surat keputusan pengangkatan. 







Belum ada Komentar untuk "Pemkab Gorontalu Utara Rekrut Sejumlah Honorer Jadi PPPK, Semoga Daerah Lain Segera MENYUSUL! "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel