Linieritas Sertifikat Pendidik, Diperlukan Untuk Mengisi Formasi Sesuai Kebutuhan PPPK



Beberapa bulan lagi Pemerintah akan membuka rekrutmen guru PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahun 2021. 


Untuk itu pemerintah menyediakan kuota satu juta guru PPPK bagi honorer K2, honorer non-K2, dan lulusan program pendidikan profesi guru (PPG) yang lulus tes PPPK. 

Baca Juga:

Simak !! Tidak Ada Formasi Guru Dalam Seleksi CPNS 2021, Berikut Penjelasannya 

Standar Seleksi PPPK 2021 Semakin Tinggi, Nasib Honorer K2 Makin Membingungkan Titi

Korwil PHK2I: Realistislah, Kesempatan Bagi Honorer K2 Hanya di PPPK


Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Iwan Syahril, terdapat sejumlah syarat yang harus terpenuhi untuk mendaftar PPPK tersebut. 


Untuk ikut serta dalam tes PPPK, para peserta yakni seluaruh guru Honorer datanya diharuskan sudah masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). 


Selanjutnya bagi guru honorer non K2 baik itu yang mengabdi di sekolah negeri maupun swasta harus masuk dalam data pokok pendidikan (dapodik). 


Sementara itu bagi lulusan S1/D4 (freshgraduate) keguruan yang belum pernah mengajar diharuskan memiliki sertifikat pendidik dari program PPG Prajabatan.


Untuk pendaftaran PPPK sendiri, menurut Iwan, akan dinilai dari kualifikasi ijazah yang linier dengan formasi yang ada. Untuk para guru Honorer yang mempunyai sertifikat pendidik, maka yang dipakai ialah sesuai linieritas sertifikat pendidik.


"Sertifikat pendidik bukanlah jadi syarat utama untuk mendaftar PPPK. Yang utama adalah ijazahnya harus linier dengan formasi yang disiapkan. Misalnya, formasi guru SD, maka ijazahnya harus sarjana pendidikan guru SD. Bukan sarjana pendidikan bahasa Inggris," terang Iwan kepada JPNN, baru-baru ini. 

Baca Juga:

Simak !! Tidak Ada Formasi Guru Dalam Seleksi CPNS 2021, Berikut Penjelasannya 

Standar Seleksi PPPK 2021 Semakin Tinggi, Nasib Honorer K2 Makin Membingungkan Titi

Korwil PHK2I: Realistislah, Kesempatan Bagi Honorer K2 Hanya di PPPK


Karena linieritas ini, akan diperlukan untuk mengisi formasi sesuai kebutuhan guru PPPK. 


Yang mana kedepannya setiap Pemda akan mengusulkan kebutuhan PPPK ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).


Selanjutnya formasinya akan ditetapkan oleh MenPAN-RB. Dalam tahap ini, tidaklah sama dengan rekrutmen PPPK pada Februari 2019 di mana formasinya masih belum ditetapkan. 


Lantaran ketentuannya saat itu keseluruhan guru honorer K2 yang masuk data base BKN bisa ikut tes PPPK tanpa usulan formasi dari Pemda.  


Dilanjutkan Formasi baru ditetapkan setelah guru honorer K2 lulus PPPK. 


Yang mana berakibat pada proses pengangkatannya menjadi lama dan menimbulkan masalah karena nyatanya banyak guru yang ijazahnya tidak linier sehingga harus dicarikan formasi sesuai pendidikannya. 


"Rekrutmen PPPK di 2021 sistemnya sangat berbeda dengan tahun 2019 kemarin. Ini jadi peluag besar bagi Pemda untuk mengajukan sebanyak-banyaknya kebutuhan guru PPPK tentunya sesuai analisis jabatan dan beban kerja," ternag Iwan Syahril.







Sumber Reeferensi


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel