Kabar baik!! Terdapat 11 Ribu Lebih Formasi Kosong untuk Peserta CPNS 2021, Baca Selengkapnya

 

Ilustrasi peserta yang mengikuti seleksi CPNS 2021


Kabar baik bagi para calon peserta yang akan mengikuti seleksi CPNS 2021 mendatang, karena terdapat 11.580 formasi kosong tersedia pada seleksi CPNS 2021 nantinya.


Jika sebelumnya yakni pada seleksi CPNS 2020, terdapat 138. 791 peserta yang dinyatakan lulus seleksi dengan 150.371 formasi yang dibuka.


Saat ini para peserta yang sudh lolos tersebut sudah mengisi beberapa formasi yakni, 3.469 dosen, 55.039 guru, 27.457 tenaga kesehatan dan yang terskhir 52.469 tenaga teknis.


Oleh karena itu, jika seluruhnya dijumlahkan, terdapat formasi kosong berjumalh 11.580 yang mana akan dibuka kembali pada seleksi CPNS 2021 mendatang.

Baca Juga:

Simak !! Tidak Ada Formasi Guru Dalam Seleksi CPNS 2021, Berikut Penjelasannya

Standar Seleksi PPPK 2021 Semakin Tinggi, Nasib Honorer K2 Makin Membingungkan Titi

Korwil PHK2I: Realistislah, Kesempatan Bagi Honorer K2 Hanya di PPPK


Dikutip dari BKN,  dibawah ini merupakan formasi kosong yang disediakan pada seleksi CPNS 2021:

  • Ada 3.640 formasi untuk Jabatan Fungsional Umum
  • Ada 2.695 formasi untuk Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan.
  • Ada  2.361 formasi  untuk Jabatan Fungsional Tenaga Guru.
  • Ada 2.001 formasi untuk jabatan Fungsional Tenaga Teknis.
  • Ada 883 formasi untuk Jabatan Fungsional Tenaga Dosen.


Oleh sebab itu semua formasi jabatan tersebut masih kosong dan masih perlu diisi.


Dan untuk mengikuti seleksi mendatang dibutuhkan beberapa berkas dokumen yang harus dilampirkan yakni:

1. Swafoto dengan latar belakang merah srta berpakaian sopan dan rapi.

2. File scan ijazah pendidikan asli

3. File scan transkrip nilai asli.

4. File scan surat pernyataan lima poin dan surat pernyataan yang dipersyaratkan oleh instansi yang digabung menjadi 1 file.

5. Jangan lupa dibubuhi materai serta ditandatangani oleh peserta seleksi CPNS 2021.

6. File scan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang masih berlaku

7. File scan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan kesehatan pemerintah

8. File scan surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba, psikotropika, serta zat-zat adiktif lainnya dari unit pelayanan kesehatan pemerintah.

9. File scan bukti pengalaman kerja yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (apabila memiliki masa kerja).

10. File scan DRH yang diunduh di web resmi SSCN yang digabung menjadi satu file dan sudah dibubuhi materai serta ditandatangani oleh peserta SSCN.

11. File scan surat lamaran CPNS2021 yang ditujukan kepada instansi yang Anda lamar (sistem akan menampilkan surat lamaran pada awal pendaftaran, jika ada).

Baca Juga:

Simak !! Tidak Ada Formasi Guru Dalam Seleksi CPNS 2021, Berikut Penjelasannya 

Standar Seleksi PPPK 2021 Semakin Tinggi, Nasib Honorer K2 Makin Membingungkan Titi

Korwil PHK2I: Realistislah, Kesempatan Bagi Honorer K2 Hanya di PPPK


Selanutnya setelah selasai menyiapkan berkas dokumen, inilah persyaratan bagi calon peserta untuk seleksi CPNS 2021:

1. Berusia 18-35 tahun saat melamar.

2. Tidak pernah dipenjara karena tindak pidana selama 2 tahun atau lebih.

3. Tidak pernah diberhentikan sebagai PNS, prajurit TNI atau anggota Polri. Serta tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

4. Bukan merupakan PNS, prajurit TNI dan anggota Polri.

5. Bukan merupakan anggota partai, pengurus partai dan tidak terlibat dalam politik praktis. 

6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratanjabatan yang dilamar.

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.

9. Lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri atau Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan IPK minimal 2,75 untuk lulusan D3, 3,00 untuk S1 dan 3,20 untuk lulusan S2.

10. Bagi lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri, Perguruan Tinggi dan Program Studi telah terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan.

11. Bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri telah memperoleh penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri pada Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.

12. Menguasai Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil TOEFL/TOEFL Preparation/TOEFL Prediction dalam 2 (dua) tahun terakhir dengan nilai minimal 450 (setara dengan Computer Based TOEFL minimal 133/Internet Based TOEFL minimal 45/ TOEIC minimal 405/IELTS minimal 5,5).

13. Bagi pelamar pria dan wanita dilarang memiliki tato dan bagi pelamar pria dilarang memiliki tindik.


 




Sumber Referensi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel