Simak !! Tidak Ada Formasi Guru Dalam Seleksi CPNS 2021, Berikut Penjelasannya


Ilustrasi Pelaksanaan Seleksi CPNS tahun 2021 bisa dipastikan
buka pada bulan Maret nanti


Pelaksanaan Seleksi CPNS tahun 2021 bisa dipastikan buka pada bulan Maret nanti, hal tersebut sesuai dengan penjelasan dari Kemenpan RB Oktober lalu.


Akan tetapi, dalam seleksi CPNS 2021 nanti tidak akan ada formasi guru yang disediakan oleh pemerintah. Hal ini disebabkan oleh sudah dialihkannya kepada seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).


Jadi dapat disimpulkan bahwa pemerintah nantinya tak akan membuka formasi untuk guru di  seleksi CPNS 2021 tahun depan.


Hal tersebut berdasarkan surat resmi dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor B/1313/M.SM.01.00/2020 mengenai pengusulan kebutuhan guru PPPK serta perbaikan usulan ASN tahun 2021.


Baca Juga

Standar Seleksi PPPK 2021 Semakin Tinggi, Nasib Honorer K2 Makin Membingungkan Titi

Korwil PHK2I: Realistislah, Kesempatan Bagi Honorer K2 Hanya di PPPK

Honorer Madrasah Segera Cairkan Dana BSU!! Kalau Sudah Lewat Tahun Anggaran, Sudah Tidak Bisa

Pada poin pertamanya tertulis bahwa Pemenuhan kebutuhan guru tahun 2021 seluruhnya akan melalui jalur PPPK.


Pelaksana Tugas Deputi Bidang SDM Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) Teguh Widjinarko juga pernah menegaskan, pengajuan usulan formasi guru untuk seleksi PPPK akan diperpanjang sampai 31 Desember 2020.


Hal ini juga dibenarkan oleh Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkot Kotambagu Sulawesi Utara, Alfi Syahrin bahwa rekrutmen CPNS 2021 nanti tak ada formasi guru.


"Untuk Pemkot kotamobagu, usulan untuk formasi CPNS telah diajukan sejak Agustus 2020. Dan benar saja tak ada formasi guru nantinya. Alokasi usulan CPNS khusus guru dialokasikan ke PPPK," kata Alfi Jumat 11 Desember 2020.


Menurut Teguh, yang menjadi kabr baiknya ialah semua daerah masih dapat mengajukan usulan formasi guru melalui aplikasi e-formasi yang dikelola Kemenpan RB.


Hal ini lantaran pemerintah mencatat masih dibutuhkannya sekitar satu juta guru untuk tambahan tenaga pengajar di sekolah negeri. Kebutuhan ini diharapkan bisa terpennuhi melewati seleksi guru PPPK.


Selanjutnya, Kemenpan RB juga akan melakukan verifikasi serta menetapkan formasi berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja apabila usulan teersebut sudah diterima. Seleksi PPPK ini telah direncanakan sejak bulan April 2020 kemarin.


Teguh juga manmbahkan, pada seleksi jalur PPPK tersubut, bisa memberikan peluang kepada guru honorer yang sudah berusia 20 tahun hingga 59 tahun untuk melamar di jabatan yang mereka inginkan.


"Seleksi jalur PPPK tersebut, usia pelamarnya itu bisa dari 20 tahun sampai dengan setahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang dilamar. Yakni kalau guru itu kira-kira 59 tahun," terang Teguh. 


Bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi CPNS 2021 berikut Curv.Me tampilkan persyaratannya:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Usia paling muda18 tahun dan paling tua 35 tahun, ketentuan lebih lengkap akan diumumkan nanti dan diatur pada portal SSCASN (https://sscasn.bkn.go.id)
  3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara, hal ini didasarkan pada putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap sebab melakukan tindak pidana atau kasus narkoba
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri maupaun diberhentikan dengan tidak hormat sebagai CPNS/PNS/Anggota TNI/Polri ataupun diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta.
  5. Tidak mempunyai posisi sebagai PNS/CPNS/Calon Anggota TNI/Polri serta Anggota TNI/Polri/Siswa Sekolah Ikatan Dinas Pemerintah
  6. Tidak terlibat politik praktis atau menjadi Anggota atau Pengurus Partai Politik
  7. Mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai dengan Persyaratan Jabatan yang dilamar nantinya
  8. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK): lulusan perguruan tinggi negeri minimal 2,75 dan lulusan perguruan tinggi swasta minimal 3,00
  9. Bersedia mengabdi dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun, minimal 10 tahun sejak TMT CPNS.
  10. Bagi lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri, Perguruan Tinggi dan Program Studi telah terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan
  11. Bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah memperoleh penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri pada Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pendidikan tinggi
  12. Menguasai Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil TOEFL/TOEFL Preparation/TOEFL Prediction dalam 2 tahun terakhir dengan nilai minimal 450 (setara dengan Computer Based TOEFL minimal 133/Internet Based TOEFL minimal 45/TOEIC minimal 405/IELTS minimal 5,5)
  13. Untik para pelamar baik pria maupun wanita dilarang mempunyai tato serta bagi pelamar pria dilarang memiliki tindik.

Baca Juga

Standar Seleksi PPPK 2021 Semakin Tinggi, Nasib Honorer K2 Makin Membingungkan Titi

Korwil PHK2I: Realistislah, Kesempatan Bagi Honorer K2 Hanya di PPPK

Honorer Madrasah Segera Cairkan Dana BSU!! Kalau Sudah Lewat Tahun Anggaran, Sudah Tidak Bisa

Selanjutnya untuk dokumen yang harus disiapkan untuk pendaftaran CPNS 2021, yakni sebagai berikut:

  • Scan KTP asli
  • Pas foto
  • Swafoto
  • Ijazah
  • Transkrip nilai asli
  • Beberapa dokumenpendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi.***







Sumber Referensi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel