Benarkah?? Kabarnya Bulan Ini PPPK Akan Terima Gaji Perdananya, Begini Kata Kepala BKN


Kepala BKN: Tidak ada rapelan itu. Kalau pun toh ada nomor induk PPPK terbit bulan ini,
mereka baru bekerja pada Januari 2021, begitu sudah ada SPMT


Merasa Lega, hal itulah yang dirasakan oleh 51.293 honorer K2 dan tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL TBPP) karena mereka sudah dinyatakan "LULUS" sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) hasil rekrutmen Februari 2019. 


Sekarang ini tahap pemberkasan nomor induk PPPK masih tengah berjalan. 


Di kalangan honorer K2 dan THL TBPP juga tengah berkembang informasi yang menyebut mereka bulan ini akan mendapat gaji perdananya begitu NIP PPPK diterbitkan oleh pemerintah. 

Baca Juca: Menag: PNS Maupun PPPK Semuanya Haruslah Militan, Jangan Sampai Berhkhianat!!

Namun tetap ada juga yang berpandangan, terhitung mulai tanggal (TMT) PPPK tahap pertama adalah pada bulan Desember 2020. 

Benarkah berita tersebut? Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kepada JPNN.com menegaskan, dalam sistem pembayaran gaji PPPK tidak ada istilah rapelan. 

PPPK akan segara dibayar begitu mereka telah menandatangani kontrak kerja dan mendapatkan surat pernyataan melaksanakan tugas (SPMT) dari instansi tempat mereka akan bekerja. 


"Tidak ada rapelan itu. Kalau pun toh ada nomor induk PPPK terbit bulan ini, mereka baru bekerja pada Januari 2021, begitu sudah ada SPMT," kata Bima, Minggu (13/12). 


Mengenai besaran gaji, Bima mengungkapkan, hal tersebut sudah sangat jelas dijabarkan dalam Perpres Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

Baca Juca: Mendikbud: 3 Dosa Ini Harus Dihapus Dari Dunia Pendidikan



x

Kemudian diperkuat dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi MenPAN-RB (PermenPAN-RB) Nomor 72 Tahun 2020. 


Besaran gaji PPPK dihitung berdasarkan kelas jabatan. Semakin tinggi kelas jabatannya, gajinya makin besar, demikian sebaliknya. 


"Formasi guru yang lulus S1 pasti berbeda dengan tenaga fungsional lainnya yang pendidikannya SMA atau diploma," terangnya. 


Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dari hasil simulasi, gaji guru PPPK yang memiliki dua anak dan satu suami atau istri sebesar Rp4,060 juta. 


Itu hanya gaji pokok plus tunjangan beras, tunjangan fungsional.  

Baca Juca: Kepala BKN: Untuk Guru, Semuanya PPPK Dan Sasarannya Hnorer K2, Nonkategori serta PPG

Menkeu Sri Mulyani juga menjelaskan, gaji tersebut belum termasuk tunjangan kinerja daerah yang telah disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah. 


Namun, dari segi nilai besaran tunjangan kinerja daerah untuk PPPK ini setara PNS. 




Sumber Referensi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel