SURPRES Dikabarkan Turun!! Harapan Besar Bagi Para Honorer Untuk Jadi PNS


Ilustrasi Kegembiraan Honorer Lanjud Usia Tentnag Turunnya Surpres,
Hal ini Membuat Harapan Jadi PNS Melambung Tinggi



Beredar informasi mengenai terbitnya SURPES (surat presiden) di kalangan Honorer K2, yang mana bertujuan membahas revisi UU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan adanya surpres ini, membuktikan bahwasaya Presiden Jokowi setuju dilakukannya  pembahasan revisi UU ASN secara bersama antara pemerintah dengan DPR RI. 


Bila Surpres sudah benar-benar turun, berarti ini sudah yang kedua kalinya. Sebab, pada Februari 2017 Surpres pertama  untuk revisi UU ASN juga ada. 

Baca Juga: Honorer K2 Tagih Realisasi Hasil Raker DPR Untuk Tenaga Teknis Administrasi

Faktanya pembahasan terseebut tidak berjalan lantaran pemerintah enggan menyerahkan daftar inventarisasi masalah (DIM). Dan, sampai masa jabatan anggota DPR periode 2014-2019 berakhir, revisi UU ASN juga tidak berjalan. 


Selanjutnya, Revisi ini diteruskan oleh anggota DPR periode 2019-2024. Tapi,  untuk prosesnya kembali dari nol. 


Revisi UU ASN lagi-lagi masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2020. Koordinator Wilayah Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Jawa Barat Cecep Kurniadi menjelaskan, bahwa mereka mendapatkan informasi tentang adanya Surpres tersebut dari salah satu anggota Komisi X DPR RI.


Kabar tersebut seperti membawa angin segar lantaran masih banyak honorer K2 dan nonkategori usia 35 tahun ke atas yang ingin menjadi PNS. 


Supaya Honorer yang berusia di atas 35 tahun bisa diangkat menjadi PNS, caranya adalah lewat revisi UU ASN, yang mana diharapkan bisa mengakomodir ketentuan tersebut. 


"Syukur alhamdulilah kalau Surpresnya turun. Perjuangan akan terus berlanjut menuju PNS," unkap Cecep kepada JPNN.com. 

Baca Juga: Semoga Akhir Bulan SK Sudah Sampai di Tangan Honorer K2 !! Tahap Pemberkasan NIP PPPK Telah Berjalan

Meski begitu, Cecep mengatakan akan tetap mengikuti seleksi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) yang akan dilaksanakn pada tahun 2021. Hal ini bukan hanya Cecep tetapi juga sejumlah guru honorer K2 yang usianya sudah lanjut. 


Berbeda dengan Korwil PHK2I Jawa Timur Eko Mardiono, yang menolak PPPK dan akan menunggu revisi UU ASN. Dia juga meyakini UU ASN akan direvisi sehingga honorer K2 tua bisa diangkat PNS nantinya. 


"Saya tetap konsisten berjuang demi PNS. Tidak ada kebijakan pemerintah yang tidak akan berubah," tegas Eko Mardiono.


Tapi,  dari sekian jumlah anggota DPR RI yang sudah dihubungi malah mengaku tidak tahu  tentang kabar Surpres tersebut. 

Baca Juga: Doa Mereka Terkabul, Sebanyak 9.495 Honorer K2 dan Dosen Akan Menjalani Seleksi PPPK

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengungkapkan belum mendapatkan informasi tentang terbitnya surpres tersebut. 


"Saya belum dapat informasi itu, mungkin Komisi II lebih tahu," unkap Abdul Fikri. 


Dan salah satu anggota Komisi II DPR RI Hugua yang sudah dihubungi secara terpisah juga mengungkapkan hal sama. Sampai sekarang ini belum ada informasi mengenai turunnya Surpres untuk pembahasan revisi UU ASN tersebut. 


"Saya belum dapat informasi soal surpresnya. Kalaupun sudah ada pasti sudah diinformasikan di rapat fraksi PDI Perjuangan. Sebab, setiap undang-undang yang akan dibahas dan jadi prioritas selalu dibahas di fraksi dulu," tegas Hugua. 




Sumber Referensi


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel