Mendikbud: 3 Dosa Ini Harus Dihapus Dari Dunia Pendidikan

 

Penjelasan Mendikbud mengenai 3 dosa dalam dunia pendidikan Pertama yakni perlinndungan bulying, kedua adalah kekerasan seksual, dan ketiga adalah intoleransi


Sekarang ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang menggodok program baru yang digunakan untik menghilangkan tiga dosa dalam dunia pendidikan.


Menurut Mendikbud Nadiem Makarim, ketiga dosa ini haruslah disingkirkan dari dunia pendidikan.


"Sebenarnya kita sedang mau merancang grand design program. Kita ada, ini nama internal kita ya, cuma kita bicara ini di dalam tim Kemendikbud itu, kita sebutnya tiga dosa," jelas Nadiem saat melkukan live Instagram bersama Iqbaal Ramadha, Jumat (11/12/2020).

Baca Juga: Lega Banget !! Akhirnya Sebanyak 847 Honorer K2 Lulus PPPK

Nadiem menjelaskan Kemendikbud tidak akan memberikan toleransi kepada tiga dosa ini untuk berada dalam dunia pendidikan di Indonesia.


"Tiga dosa yang tidak ada toleransi, yang harus kita eradikasi di dalam sistem pendidikan kita. Pertama yakni perlinndungan bulying, kedua adalah kekerasan seksual, dan ketiga adalah intoleransi," jelas Nadiem.


Mantan CEO Gojek ini mengakui tidaklah mudah untuk menghapus ketiganya tersebut dari dunia pendidikan di Indonesia.


Kemendikbud, menurut Nadiem, akan segera merumuskan langkahnya dengan pendekatan sistematik untuk menghapus ketiga dosa tersebut.

Baca Juga: Kepala BKN: Untuk Guru, Semuanya PPPK Dan Sasarannya Hnorer K2, Nonkategori serta PPG

"Ini yang kita sebut tiga dosa ini. Ini harus ada sistematic approach. Di dalam kampus-kampus maupun sekolah-sekolah, dan enggak mudah. Ini bisa satu generasi untuk melakukan perubahan ini," unkap Nadiem.


Dalam hal ini keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan, menurut Nadiem, sangat-sangat diperlukan guna menghapus ketiga dosa ini. Siswa juga sangat berperen penting menjadi kunci perubahan di lingkungan sekolah.




Sumber Referensi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel